INFO: DIBUKA PENDAFTARAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI 2015 DI BLKI BANDA ACEH

Assalamualaikum Wr. Wb.

KompetensiSemangat pagi!!!
Info: DIBUKA PENDAFTARAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SECARA GRATIS, DENGAN SUB KEJURUAN SEBAGAI BERIKUT :
1. TEKNIK KENDARAAN RINGAN – BENSIN
2. TEKNIK KENDARAAN RINGAN – DIESEL
3. OTOMASI INDUSTRI/PLC
4. TEKNIK REFRIGERASI DOMESTIK
5. LAS SMAW
6. LAS FABRIKASI GTAW
7. LAS FABRIKASI (HOME INDUSTRI)
8. MESIN PRODUKSI
9. SEPEDA MOTOR\
10. FURNITURE
11. MENJAHIT
12. GRAPHIC DESIGN
13. OFFICE TOOLS
14. WEB PROGRAMMER
15. INSTALASI PENERANGAN
16. INSTALASI TENAGA
17. OTOMASI INDUSTRI/PLC
18. AUDIO VIDEO
19. GAMBAR BANGUNAN/AUTO CAD
20. TEKNIK BORDIR
21. TECHNICAL SUPPORT
22. TELEKOMUNIKASI/HP

TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN PELATIHAN :

TEMPAT : KIOS 3 IN 1 BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI (BLKI) BANDA ACEH

WAKTU PENDAFTARAN : SENIN s/d JUM’AT (08.00 – 16.00 WIB)

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN BUKA http://www.kios3in1.net/010/

Terima kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Syukur ku,..

Adie Bangga bersujud

Waktu cepat sekali berjalan…, Subhanallah kuasa Illahi. Semoga saya tidak termasuk hamba yang menyesal karena waktu tidak bisa kembali. Yang ada hanya melangkah ke depan dan ke depan, untuk hal2 yang lebih bermanfaat. Tidak terasa, saya sekarang sudah umur 28 tahun. Dulu masih kecil sekolah SD, tapi sekarang sudah bekerja dan berkeluarga. Begitu banyak hikmah selama perjalanan waktu ini dari kecil sampai dewasa sekarang. Sungguh berat dan sedih,.. Jika hal/ impian2 yang kita inginkan, ternyata tidak sejalan dengan plan/ rencana yang kita rencanakan dengan matang. Sedih,.. pngen menangis tiap malam. Memohon dan doa kepada Allah. Merenung2 ditengah malam, meminta doa sama Orang Tua dan Istri tercinta. Alhamdulillah punya istri yang selalu menemani dikalah sedih maupun senang. Berhari-hari saya merenungkan kenapa alur kehidupan jauh dari prediksi kita,.. Setelah berpikir dan merenung akan semua jalan kehidupan ini,.. ada HIKMAH Hebat tersembunyi yang Allah berikan kepada kita,.. Subhanallah diluar pikiran/ logika kita. Coba teman2 dan saya khususnya,.. jangan berpikir sekali saya tentang cobaan yang Allah berikan. Kalau sekali kita berpikir dan ambil kesimpulannya, maka hasilnya sangat buruk dan membuat kita sedih, bahkan putus asa. Coba dan coba renungkanlah lebih dalam,.. Melepas penat sambil beribadah malam,.. berpikir sebanyak2nya akan kuasa Allah (baik itu cobaan, teguran, atau kabar gembira). Ternyata Allah memberikan sesuatu, pasti ada hikmah dibaliknya. Allahuakbar!

Allah SWT menaruh kita ditempat kita sekarang ini bukan karena Kebetulan,…!! Akan tetapi Allah SWT punya maksud yang TERINDAH untuk kita..

Aku minta kepada Allah setangkai bunga segar,. Allah memberiku kaktus berduri

Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik,.. Allah memberiku ulat berbulu..

Aku sedih, kecewa dan bertanya tanya… Betapa tidak adilnya Allah kepadaku..

Namun seiring dengan berjalannnya waktu.. Kaktus itu berbunga indah.. bahkan sangat indah,.. 

Dan Ulat berbulu itu tumbuh dan berubah, menjadi kupu-kupu yang amat cantik..

Inilah jalan Allah,.. Semua indah pada waktunya,.

Allah tidak memberi apa yang kita inginkan,.. Tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan,.. Subhanaallah!

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.?”

Subhanallah,..

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru… Bunga selalu mekar dan mentari selalu bersinar…

Tapi ketahuilah bahwa ALLAH.. selalu memberi pelangi disetiap badai.. Senyum disetiap air mata.. Berkah disetiap cobaan dan jawaban disetiap doa,..

Janganlah pernah menyerah,,.. teruslah berjuang,.. Hidup bukanlah satu tujuan,.. melainkan perjalanan,.. Nikmatilah..

 

 

 

Menusuk Hati Sebuah Kisah Inspirasi Ini,.. (SIAPA YANG BISA MENAHAN AIR MATA)

Syukur Alhamdulillah,.. saya kagum sekali hikmah & hidayah yg Allah SWT berikan kepada saya,. Sangat mengingatkan saya akan nikmat keluarga saya sekarang. Menangis dan terharu setelah setelah membaca Kisah Inspirasi ini,.. (Dapat print-out Kisah Inspirasi dari Atasan saya),.. Judul: Siapa yang Bisa Menahan Air Mata

SIAPA YANG BISA MENAHAN AIR MATA

 

 

Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.

Begitulah yang kurasakan, karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.

Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur. Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.

Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.

Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, aku langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam.

Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut dan….. di sanalah sumber ‘masalah’nya … sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Oh…Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anakku yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat:

“Ayah, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya . Karena aku takut mie’nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku, aku minta maaf,ayah … “

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku, tetapi, aku tidak ingin anakku melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangisku. Setelah beberapa lama, aku hampiri anakku, kupeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, aku mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun, belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal. Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, “Aku minta maaf, ayah“.

Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara “pertunjukan bakat” yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu.

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahuku, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis,aku yakin , jika istriku masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Tapi astaga, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelponku dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anakku telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun aku sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anakku lagi, tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena aku merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : “Maaf, ayah”. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah aku mendorong anakku ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya? Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : “Surat-surat itu untuk ibu…..”. Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. …. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: “Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?” Jawaban anakku itu : “Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus”. Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan.

Aku bilang pada anakku, “Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Aku berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi…. aku jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur ‘ibu sayang’, Aku sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara ‘Pertunjukan Bakat’ di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut. Tapi kamu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.

Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencariku, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

Ibu, setiap hari aku melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Aku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua. Tapi bu, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat kamu? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul ?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena aku tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istriku

Note : Untuk para suami dan laki-laki, yang telah dianugerahi seorang istri/pasangan yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari pada istrimu. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.

Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya.

Sumber:

Copas dari https://www.facebook.com/keluargasakina

Menyikapi Hidup di Jaman Sekarang

Bismillahirrahmanirrahim,.. Assalamualaikum, Wr.Wb.

Indahnya Iman Islam

Alhamdulillah nikmat-Mu Ya Rabb. Saya bersyukur atas nikmat kesehatan dan rejeki yang selalu Engkau berikan kepada kami dan keluarga. Shalawat dan salam semoga selalu terlimpah curakan kepada Baginda Rasulillah (Nabi Muhammad SAW).

Saya lama mengisi Blog ini,.. ingin memulai lagi berbagi dan belajar bersama melalui media ini. Sedikit demi sedikit menulis untuk mengasah ilmu yang sering lupa supaya tetap bisa bermanfaat untuk saya pribadi khususnya. Dalam tema “Menyikapi hidup di jaman sekarang ini”,..  lika-liku kehidupan yakin benar semua manusia hidup tidak akan jauh dari cobaan/ ujian. Tidak hanya sekali,.. 2 kali ujian-ujian ini, susah senang semua juga ada ujian.  Ujian bisa jadi se-umur hidup kita. Hal ini sudah menjadi ketentuan dari Sang Khaliq untuk hamba-hamba-Nya supaya lebih bertaqwa dan semakin ber-Iman kepada Allah SWT. Untuk itulah kita sebagai hamba harus pintar-pintar menyikapi kehidupan sekarang (Kehidupan dunia) yang semakin susah. Allah mengirim manusia ke Bumi, pada tujuan utamanya yakni untuk beribadah dan ibadah. Hal ini yang sering kita melupakan tujuan tersebut. Kebanyakan manusia lalai dan lupa oleh tipu daya duniawi. Saya pribadi juga pernah mengalaminya. Memang indah dunia kalau dilihat oleh mata telanjang. Tapi kenikmatan dunia ini, hanyalah sesaat dan sesaat untuk kita rasakan. Coba kita semua merenung sejenak apa yang telah kita perbuat dari dulu sampai sekarang!! (Kalau ingat yang senang-senang, InsyaAllah pasti ingat, :-))

1. Sudahkah sikap kita mengandung nilai ibadah kepada Allah SWT ? (Umur max manusia 70 th, berapa waktu untuk ibadah)

2. Sudahkah kita merencanakan dan menyiapkan bekal kita jika meninggal sekarang atau besok pagi ?

3. Sudahkah kita menjunjung dan menyenangkan orang tua kita ? (Segera lakukan sebelum orang tua kita meninggal)

4. Sudahkan kita bermanfaat untuk orang lain yang lebih membutuhkan?

5. Sudahkah mensyukuri hidup yang kita terima, baik sudah atau senang?

Inti, dari diatas,.. kita semua sulit terlepas dari kehidupan dunia dan segala masalah yang kita alami sekarang. Tapi kita dituntut untuk kembali ke fitrah manusia, yakni untuk ibadah dan mendekatkan urusan kepada Allah SWT. Jangan putus asa dengan cobaan/ ujian yang Allah SWT berikan. Semua ada hikmah,. coba dan mari kita renungkan,.. ini jalan Allah,.. dari 1 atau 2 ujian,. berarti ada 70 sampai 100 jalan kesuksesan kedepannya,.. itu sudah ketetapan dan janji Allah. Dengan cobaan/ ujian yang Allah berikan,.. semata- mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kita yang nantinya akan menjadikan kita hamba-hamba yang beriman dan bertaqwa,,.. (Janji Allah akan memberikan Surga yang dibawanya mengalir sungai-sungai, kebun, mempertemukan keluarga kita dan membangunkan rumah istana yang indah yang kekal). So, kita Bersyukur & Menjadikan Semua kejadiaan adl. Hikmah (Jangan terlalu dibuat sedih, Mari berbenah & ikhtiar)

Wassalamualaikum, Wr. Wb.

 

Mari Mulia-kan Ulama,..

Ada mata rantai jika kita sudah bisa, mampu dan menerapkan untuk Memuliakan Ulama..
a. Jika Memuliakan Ulama –> sama dengan Memuliakan Nabi Muhammad SAW
b. Jika Memuliakan Nabi Muhammad SAW –> sm dengan Memuliakan Allah SWT
c. Jika Memuliakan Allah SWT –> akan mendapatkan Surga

Jika kita jauh dari Ulama (Majelis Ilmu, Majelis Taklim, Majelis Dzikir) & Allah SWT, maka timbul 3 musibah:
a. Allah akan mengambil keberkahan dari mereka
b. Allah akan mengirim pemimpin yang Dzalim (Lebih jahat & lebih korupsi dari pemimpin-pemimpin yang sekarang)
c. Kita keluar dunia/ meninggal dunia.           tanpa membawa Iman

Posted from WordPress for Android

WhatsApp Messenger: Android + iPhone + Nokia + BlackBerry + Windows Phone

Hei,

Saya baru saja mengunduh WhatsApp Messenger di Android saya.

Ini adalah aplikasi pesan ponsel cerdas yang menggantikan SMS. Aplikasi ini bahkan membolehkan saya mengirim gambar, video, dan multimedia lainnya!

WhatsApp Messenger tersedia untuk Android, iPhone, Nokia, Windows Phone dan BlackBerry serta ada nomor PIN atau nama pengguna untuk diingat – ini bekerja seperti SMS dan menggunakan layanan data Internet Anda.

Dapatkan sekarang dari http://www.whatsapp.com/download/ dan katakan selamat tinggal kepada SMS!

Posted from WordPress for Android

KELUARGA..

Keluarga sebuah amanah, keindahan, & kesejukan.. Sulit diungkap dengan kata2. Dalam keluarga selalu berbau manfaat, barokah & keharmonisan. Indah benar nikmat-Mu Ya Allah Yang Maha Pemberi Rahmat. Alhamdulillah,.. rasa syukur slalu saya panjatkan. Jarak jauh.. semua terasa dekat. Meskipun rasa kangen ini ingin ktemu langsung. Ingin rasa ini brontak,tapi demi pekerjaan dan keluarga, saya harus menatap kedepan untuk masa depan anak. Anak & Istri selalu mendoakan. Saya pun sebagai Ayah juga selalu mendoakan buat Istri & anak, menjaga slalu dari pintu Mu Ya Allah..
Syang yang tak pernah sirna sampai akhir hayat & kelak di Akhirat. Anak Istri sebagai penyejuk hati.

image

Semoga Allah mempertemukan semua keluarga, saudara2 se-Iman dan se-Aqidah di Surga Mu yg nikmat. Amin

Posted from WordPress for Android

Mari berlomba menjaga wudhu kita.. Amalan terasa d Dunia & d Akhirat kelak

Ada umat manusia di Akhirat nnti yg wajah nya slalu bersinar terang.. Lalu ada Malaikat & manusia yg lain brtanya? Amalan apa yg prnah d lakukan d Dunia?
# Amalan tsb adalah Slama d Dunia umat manusia ini slalu mnjaga wudhu..
1. Ada manusia wajahnya brsinar sperti Bulan Purnama (Amalannya: Slama d Dunia jk mndengar Adzan sgera mngambil wudhu & sholat Sunnah)
2. Ada manusia wajahnya brsinar sperti Bintang (Amalannya: Mmpunyai wudhu sblm mndengarkn Adzan)
3. Ada manusia wajahnya brsinar sperti Matahari (Amalannya: Slalu mnjaga wudhu stiap saat, dr waktu sholat ke wktu sholat lg)

© Trmasuk manakah kita.. apa sudah mnjaga wudhu.. Orang skitar & tman2 kita bs mmbandingkn wajah yg mana yg sering d basuh air wudhu.. Pasti sudah mrasakn wajah yg brsinar mskipun d Dunia..

Posted from WordPress for Android

Met Idul Adha 1432 H..

Selamat Idul Adha 1432 H
Selamat Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1429 H)
Semoga Allah menerima amal-amal kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menerima qurban kita sebagai bentuk takwa kepada-Nya.
Amin Ya Rabbal ‘Alamin

Puasa Arafah, 9 Dzulhijjah dikaitkan dengan pelaksanaan Wukuf?

Puasa Arafah, Puasa 9 Dzulhijjah
Tak Harus Bersamaan Wukuf Dibuat : Oct 21st, 2011 07:30:58 (alamislam.com) – Sebagian kaum muslimin memahami bahwa pelaksanaan puasa Arafah mesti berbarengan dengan wukufnya jamaah haji di Arafah. Pemahaman ini benar dan berlaku bagi kaum muslimin yang berada di Mekkah dan sekitarnya yang tidak melaksanakan ibadah haji. Yang demikian itu karena wukuf di Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut rukyah hilal yang dilakukan oleh penduduk Mekkah. Sedangkan kaum muslimin yang berada di daerah yang jauh dari Mekkah, maka pendapat yang lebih kuat adalah melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut rukyah hilal yang mereka lakukan di negeri mereka. Dasar pijakan kesimpulan ini adalah sebagai berikut: 1. Sejarah pensyariatan (tarikh tasyri’) puasa Arafah dan shalat Idul Adha. Puasa Arafah disyariatkan pada tahun kedua —ada juga riwayat yang menyebutkan tahun pertama— setelah hijrah bersamaan dengan disyariatkannya shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Adapun wukuf di Arafah sebagai bagian dari manasik haji, disyariatkan pada tahun keenam setelah hijrah. Maknanya, pada tahun kedua, ketiga, keempat, dan kelima setelah hijrah, Rasulullah saw dan para sahabat telah melaksanakan puasa Arafah tanpa ada seorang pun melaksanakan wukuf di Arafah. Saat disyariatkan, puasa Arafah tidak dikaitkan dengan peristiwa wukuf di Arafah. (Lihat: Zaadul Ma’ad, II/101, Fathul Bari, III/442; Hasyiyah Al-Jumal, VI/203; dan Subulus Salam, I/60) 2. Tiga Nama Puasa Arafah. Puasa Arafah disebut dalam hadits dengan beberapa nama, yaitu: a. Puasa Tis’a Dzuhijjah. ْﻦَﻋ ِﺾْﻌَﺑ ِﺝﺍَﻭْﺯَﺃ ِّﻰِﺒَّﻨﻟﺍ – ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ – ْﺖَﻟﺎَﻗ : َﻥﺎَﻛ ُﻝْﻮُﺳَﺭ ِﻪَّﻠﻟﺍ – ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ – ُﻡﻮُﺼَﻳ َﻊْﺴِﺗ ﻯِﺫ ِﺔَّﺠِﺤْﻟﺍ ، َﻡْﻮَﻳَﻭ ٍﺮْﻬَﺷ ِّﻞُﻛ ْﻦِﻣ ٍﻡﺎَّﻳَﺃ َﺔَﺛَﻼَﺛَﻭ َﺀﺍَﺭﻮُﺷﺎَﻋ Salah seorang istri Nabi saw. menyampaikan, “Rasulullah saw. biasa melaksanakan puasa pada hari kesembilan Dzulhijjah, hari ‘Asyura, dan tiga hari setiap bulan (tanggal 13, 14, dan l5 bulan hijriah).” (Sunan Abu Dawud, VI/418; Musnad Ahmad, hadits no. 21302 dan 25263; dan As- Sunan Al-Kubra lil Bayhaqi, IV/285) b. Puasa Al-‘Asyru ُﻪَّﻠﻟﺍ ﻰَّﻠَﺻ ِﻪَّﻠﻟﺍ ُﻝْﻮُﺳَﺭ َّﻦُﻬُﻋَﺪَﻳ ْﻦُﻜَﻳ ْﻢَﻟ ٌﻊَﺑْﺭَﺃ َﺮْﺸَﻌْﻟﺍَﻭ َﺀﺍَﺭﻮُﺷﺎَﻋ َﻡﺎَﻴِﺻ َﻢَّﻠَﺳَﻭ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻞْﺒَﻗ ِﻦْﻴَﺘَﻌْﻛَّﺮﻟﺍَﻭ ٍﺮْﻬَﺷ ِّﻞُﻛ ْﻦِﻣ ٍﻡﺎَّﻳَﺃ َﺔَﺛﺎَﻠَﺛَﻭ ِﺓﺍَﺪَﻐْﻟﺍ “Empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah saw.: puasa ‘Asyura, puasa al-asyru (sepuluh hari awal Dzulhijjah)[1], puasa tiga hari setiap bulan dan shalat dua rakaat sebelum shalat Subuh.” (Musnad Ahmad, hadits no. 26521 dan Sunan An-Nasa’i, II/238) c. Puasa Arafah ْﻦَﻋ ﻲِﺑَﺃ َﺓَﺩﺎَﺘَﻗ ﻲﺿﺭ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻨﻋ َﻞِﺌُﺳ ُﻝﻮُﺳَﺭ ِﻪَّﻠﻟَﺍ ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ ْﻦَﻋ ِﻡْﻮَﺻ ِﻡْﻮَﻳ َﺔَﻓَﺮَﻋ . َﻝﺎَﻘَﻓ : ُﺮِّﻔَﻜُﻳ َﺔَﻨَّﺴﻟَﺍ َﺔَﻴِﺿﺎَﻤْﻟَﺍ َﺔَﻴِﻗﺎَﺒْﻟﺍَﻭ Abu Qatadah ra meriwayatkan bahwa Nabi saw pernah ditanya tentang puasa Arafah. Beliau menjawab, “Puasa Arafah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (riwayat Muslim) Berdasarkan ketiga penamaan ini dapat dipahami bahwa puasa Arafah adalah puasa pada tanggal sembilan Dzulhijjah. Sebab jika puasa Arafah dikaitkan dengan peristiwa wukuf di Arafah, tentunya puasa pada hari itu tidak disebut dengan nama lain. 3. Fatwa Para Ulama a. Ibnu Taimiyyah berkata, “Hendaknya orang-orang melaksanakan puasa pada tanggal sembilan Dzulhijjah menurut kaum muslimin, meskipun sebenarnya itu adalah tanggal sepuluh Dzulhijjah.” (Majmu’ Fatawa, XXV/202) b. Ibnu Taimiyyah juga mengatakan, “Puasa pada hari yang diragukan, apakah itu tanggal sembilan ataukah sepuluh Dzulhijjah, tanpa diperselisihkan oleh para ulama adalah sah.” (Majmu’ Fatawa, XXV/203) c. Ketika Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya tentang puasa Arafah, apakah dilaksanakan berdasarkan rukyah di negeri tempat seseorang tinggal, ataukah rukyah di tanah haram, beliau menjawab — yang ringkasnya—hendaklah puasa dilaksanakan berdasarkan rukyah di negeri tempat seseorang tinggal. (Fatawa wa Rasail Ibni Utsaimin, XX/47-48 dan XIX/41) Pendapat ini diperkuat dengan realita belum majunya teknologi komunikasi dan transportasi pada masa Salaf. Pada masa mereka, perjalanan sehari hanya dapat menempuh jarak 40-50 km. Apabila rukyah penduduk Mekkah dikabarkan ke Madinah, maka kabar itu baru sampai pada tanggal 12 atau paling cepat 10 Dzulhijjah, karena jarak Mekkah- Madinah adalah 498 km. Maknanya, dapat dipastikan bahwa
Rasulullah saw pun melaksanakan
puasa Arafah berdasarkan rukyah
hilal penduduk Madinah, bukan
rukyah hilal penduduk Mekkah.
Wallahu a’lam. Author: Ust. Imtihan Asy-Syafi’i
Editor: A. Ahmad. [1] Penyebutan al-asyru (sepuluh) oleh Rasulullah adalah kiasan yang
maksudnya adalah sembilan hari awal
Dzulhijjah, seperti perkataan “Ia
beriktikaf sepuluh hari terakhir
Ramadhan” meskipun faktanya
kadang-kadang hanya sembilan hari. (Lihat Mura’atu Al-Mafatih Misykah Al-
Mashabih, VI/401[red])